Perbedaan BGM dan BGT: Apa yang Harus Anda Ketahui?

Siapa yang tidak kenal dengan Brandon Turner dan David Greene? Duo investor terkenal dari Amerika Serikat ini seringkali disebut-sebut sebagai guru dalam dunia real estate. Kedua orang ini memang sudah membuktikan keahlian mereka di bidang properti dan membagikan ilmunya melalui podcast dan buku. Namun, ada yang belum banyak diketahui oleh para investor pemula, yaitu perbedaan dari dua jenis properti yang seringkali menjadi pilihan, yaitu BGM dan BGT.

BGM atau Buy-and-Hold (Beli lalu Tahan) dan BGT atau Buy-And-Flip (Beli lalu Jual Kembali) adalah dua jenis properti yang sangat berbeda secara fungsional. BGM umumnya digunakan untuk investasi jangka panjang dengan cara membeli properti kemudian menyewakannya selama bertahun-tahun. Sedangkan BGT adalah membeli properti lalu menjualnya kembali dalam jangka waktu yang relatif singkat, biasanya di bawah 1 tahun. Kedua jenis properti ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan sangat tergantung pada jenis investasi yang ingin dikejar.

Sebagai investor, penting untuk memahami karakteristik dari dua jenis properti ini. Sebab, terlalu sering kali investor terjebak dalam arus persepsi umum bahwa membeli properti harus membeli untuk disewakan. Padahal, ada banyak pilihan lain yang bisa diambil seperti membeli properti dengan tujuan untuk dijual kembali. Oleh karena itu, artikel ini hadir untuk membantu para investor memahami apa itu BGM dan BGT, cara memilih properti yang tepat, dan keuntungan serta risiko yang bisa didapatkan. Simak terus artikel ini hingga akhir untuk mengetahui lebih detail.

Apa itu BGM?

BGM adalah kependekan dari Background Music. Seperti namanya, BGM adalah musik atau suara yang dimainkan pada latar belakang untuk memberikan kesan tertentu pada suatu konten, seperti film, video game, dan iklan. BGM juga sering digunakan di restoran dan toko untuk memberikan suasana yang lebih nyaman dan santai bagi pengunjung.

BGM biasanya tidak menonjol dan tidak mengganggu perhatian orang yang mendengarkannya, namun tetap memberikan pengaruh yang signifikan pada suasana keseluruhan. Konsep musik latar belakang pertama kali diperkenalkan pada era film bisu, ketika pengiring piano sering dimainkan di bioskop untuk memberikan efek dramatis pada film.

Berikut adalah beberapa contoh jenis musik yang sering digunakan sebagai BGM:

  • Musik klasik
  • Soundtrack film
  • Musik instrumental dan orkestra
  • Musik jazz dan lounge

BGM dapat memengaruhi suasana hati dan perilaku orang yang mendengarkannya. Sebagai contoh, musik cepat dan dinamis sering digunakan di dalam video game yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan respon cepat dari pemain, sementara musik klasik dan santai sering digunakan di spa dan tempat relaksasi untuk memberikan suasana tenang dan rileks.

Apa itu BGT?

BGT (Bintang Pantura Got Talent) adalah ajang kompetisi bakat yang diselenggarakan oleh stasiun televisi Indosiar. Program ini merupakan versi lokal dari acara Britain’s Got Talent di Inggris. BGT menjadi salah satu ajang pencarian bakat terbesar di Indonesia, yang menampilkan berbagai jenis bakat mulai dari penyanyi, penari, magic, hingga seniman jalanan.

  • Dalam setiap musimnya, BGT menghadirkan para peserta dari berbagai daerah di Indonesia untuk menunjukkan bakat mereka kepada juri dan penonton.
  • Para peserta yang berhasil melewati tahap audisi akan diberikan kesempatan untuk tampil di babak semifinal dan final.
  • Di babak final, para peserta akan bersaing untuk memperebutkan gelar juara BGT dan hadiah uang tunai.

Acara BGT pertama kali ditayangkan pada tahun 2016 dan telah berhasil menciptakan beberapa bintang di industri hiburan Indonesia seperti Lesti Kejora, Fildan Rahayu, dan Rara LIDA. BGT juga menjadi ajang yang sangat populer dan sukses di Indonesia, karena mampu menarik perhatian masyarakat dengan konten yang menarik dan menghibur.

Selain BGT, Indosiar juga memiliki program serupa yaitu Bintang Dangdut (disingkat BINTANG), yang juga merupakan ajang pencarian bakat penyanyi. Bintang Dangdut telah hadir sejak tahun 1995 dan menjadi salah satu program televisi yang mendukung perkembangan musik dangdut di Indonesia.

Program Tahun Pertama Ditayangkan
BGT (Bintang Pantura Got Talent) 2016
Bintang Dangdut (BINTANG) 1995

Dalam kurun waktu 25 tahun, Indosiar berhasil menciptakan dua program pencarian bakat yang sukses dan terus digemari masyarakat Indonesia.

Apa Perbedaan Antara BGM dengan BGT?

BGM dan BGT adalah dua akronim yang seringkali terdengar dalam konteks dunia bisnis. Kedua istilah tersebut memiliki peran yang penting dalam pengembangan suatu perusahaan. Yuk, simak perbedaannya berikut ini:

Perbedaan antara BGM dan BGT

  • BGM adalah singkatan dari Business Growth Management, sedangkan BGT adalah singkatan dari Business Growth Tactics.
  • BGM berfokus pada strategi dan perencanaan jangka panjang untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan, sedangkan BGT berfokus pada taktik atau teknik jangka pendek untuk mencapai pertumbuhan yang cepat.
  • BGM melibatkan analisis pasar, pengembangan produk, evaluasi kinerja finansial, dan strategi perluasan bisnis, sedangkan BGT melibatkan upaya pemasaran dan penjualan yang lebih agresif, pengembangan program loyalitas pelanggan, dan promo diskon dan penawaran istimewa.

Peran BGM dan BGT dalam pengembangan bisnis

Keduanya BGM dan BGT memiliki peran yang sama-sama penting dalam pengembangan bisnis. Tanpa strategi yang matang dan perencanaan yang baik, bisnis akan kesulitan untuk memperoleh pertumbuhan yang signifikan. Oleh karena itu, BGM dapat membantu perusahaan mengidentifikasi peluang pasar, mengembangkan produk atau layanan yang tepat, dan mengevaluasi performa finansial perusahaan.

Sementara itu, BGT membantu perusahaan mencapai pertumbuhan yang cepat dengan taktik-taktik yang efektif dan efisien. Dalam upaya memperluas pangsa pasar, BGT dapat mendukung perusahaan dengan cara memberikan promo dan diskon yang menarik, melakukan kampanye pemasaran yang mendalam, dan mengembangkan program loyalitas pelanggan yang menarik.

Contoh BGM dan BGT

Untuk memahami BGM dan BGT dengan lebih baik, berikut adalah contoh nyata penggunaan kedua istilah tersebut dalam perusahaan:

BGM BGT
Perencanaan jangka panjang Promo dan diskon
Pengembangan produk baru Kampanye pemasaran
Analisis pasar Program loyalitas pelanggan

Dalam bisnis, keduanya BGM dan BGT tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Perusahaan yang ingin memperoleh pertumbuhan yang signifikan harus memiliki strategi dan perencanaan yang baik (BGM) serta taktik yang agresif (BGT) dalam memperluas pangsa pasar.

Manfaat Menggunakan BGM dan BGT

Perbedaan antara BGM (Background Music) dan BGT (Background Tone) mungkin kerap membingungkan bagi beberapa orang. Meskipun dua jenis background ini bisa digunakan untuk kepentingan yang sama, tetapi ada perbedaan pada hasil akhir yang diinginkan. Keduanya sangat efektif digunakan sebagai background dalam film, iklan, atau acara televisi untuk memperkuat emosi yang ingin disampaikan. Namun keduanya memiliki kelebihan dan performa yang berbeda. Berikut manfaat menggunakan BGM dan BGT.

  • BGM sebagai pendukung cerita
    BGM sangat efektif digunakan untuk memberikan sentuhan lebih pada sebuah cerita yang sedang diceritakan. BGM dapat menguatkan perasaan dan emosi yang ingin disampaikan dari cerita tersebut, sehingga para penonton dapat merasakan makna dan maksud cerita yang disampaikan. Dengan BGM, atmosfer cerita dapat menjadi lebih hidup.
  • BGT untuk adegan dramatis dan horor
    BGT efektif digunakan untuk menciptakan suasana tegang pada suatu adegan. Ketika digunakan pada sebuah film atau iklan, BGT dapat menciptakan ketegangan dan lambat laun membangun perasaan penonton yang tersedot ke dalamnya. BGT sangat pas digunakan pada adegan horor atau suspens.
  • BGM sebagai unsur motivasi
    BGM yang digunakan dengan tepat dapat menjadi motivator yang baik. Seperti yang telah terbukti dalam olahraga, musik yang digunakan sebagai BGM bisa sangat membantu dalam memotivasi para atlet dan penonton. Musik yang bertenaga dan cepat dapat membantu membangun semangat dan tekanan yang tepat ketika dibutuhkan.

Perbedaan Performa BGM dan BGT

Meskipun keduanya dapat digunakan untuk memberikan nilai tambah dalam suatu produksi, performa dari BGM dan BGT, pada akhirnya, akan menghasilkan kualitas yang berbeda. Tabel di bawah ini menyajikan beberapa perbedaan kinerja BGM dan BGT.

Aspek BGM BGT
Intensitas Emosi Tinggi Rendah
Fungsi Memberikan suasana cerita Menerangi pertunjukan atau suara
Spesifikasi Kompleks, termasuk utama dan sekunder Sederhana, komplementer untuk suara

Singkatnya, BGM sangat ideal digunakan ketika digunakan sebagai pengingat atau sebagai pengisi atmosfer yang menambah nilai emosional dalam cerita yang disampaikan. Sedangkan BGT mengalir dengan suara dan musik utama, menyebar ke seluruh pertunjukan, memberikan lapisan kedalaman tanpa mengganggu perhatian pada detail penting dari suara atau musik utama.

Cara Memilih BGM atau BGT yang Sesuai

Bagi para konten creator, memilih musik yang tepat untuk pengiring video atau audionya sangatlah penting. Baik itu musik instrumental (Background Music/BGM) atau musik dengan vokal (Background Track/BGT). Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bisa memilih BGM atau BGT yang sesuai dengan konten yang dibuat.

  • Tentukan Mood Pembaca atau Penonton
  • Pilih Musik yang Tidak Mengganggu Kata-kata dalam Video
  • Cocokan Genre Musik dengan Tema Konten

Masing-masing poin tersebut akan dijelaskan lebih lanjut sebagai berikut:

Tentukan Mood Pembaca atau Penonton

Sebelum memilih BGM atau BGT, tentukan terlebih dahulu mood apa yang ingin dicapai pada pembaca atau penonton saat menonton video atau mendengarkan audio. Apakah mood yang diinginkan adalah santai, romantis, atau semangat? Setelah menentukan mood-nya, pilihlah musik yang tepat dengan mood tersebut.

Pilih Musik yang Tidak Mengganggu Kata-kata dalam Video

Gunakanlah musik yang tidak terlalu keras sehingga tidak mengganggu kata-kata dalam video, atau pilihlah musik instrumental yang tidak ada vokalnya sehingga tidak mengalihkan perhatian audience dari konten video. Ada beberapa jenis musik instrumental BGM yang bisa digunakan seperti jazz, klasik, atau musik akustik.

Cocokan Genre Musik dengan Tema Konten

Gunakan musik yang sesuai dengan tema yang diangkat pada konten. Jangan memilih musik yang bertentangan dengan tema atau tidak terkait dengan konten. Misalnya, ketika membuat konten tentang rindu, sebaiknya memilih musik yang romantis atau sedih seperti balada atau ballroom.

Gambaran Kesimpulan dalam Tabel

Kriteria Pemilihan Jenis Musik yang Disarankan
Tentukan Mood BGM/BGT dengan alunan yang tepat sesuai mood
Tidak Mengganggu Kata-kata Musik Instrumental atau BGT dengan vokal yang tidak terlalu bising
Cocokan dengan Tema BGM/BGT dengan genre musik yang sesuai dan tidak bertentangan dengan tema

Memilih BGM atau BGT yang tepat akan memberikan pengalaman yang menyenangkan pada audience saat menonton atau mendengarkan konten. Hindari pemilihan musik yang tidak tepat dan mengganggu daya tarik dari konten yang ingin disampaikan.

Terima Kasih Sudah Membaca!

Sekarang kamu sudah tahu perbedaan antara BGM dan BGT! Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu. Jangan lupa untuk kunjungi kami lagi untuk membaca artikel menarik lainnya. Sampai jumpa lagi!