Review Fitbit Charge 6: Peningkatan Kinerja dengan Sentuhan Google yang Ekstra

Fitbit kembali memanjakan para penggemar dengan peluncuran Fitbit Charge 6, menghadirkan sentuhan ekstra dari Google dan peningkatan cerdas pada sensor detak jantung sebesar 60%.

Dengan desain yang tetap nyaman dan tampilan yang menarik, apakah Charge 6 mampu melampaui reputasi pendahulunya?

fitbit charge 6 Review

Desain & Tampilan

Jika Anda menyukai tampilan Fitbit Charge 5, Anda akan senang mengetahui bahwa Charge 6 hampir identik dalam penampilannya. Desain aluminium yang ramping dengan tiga pilihan warna dan tali silikon yang nyaman dalam dua ukuran.

Kelebihannya, Anda dapat menggunakan tali dan pengisi daya yang sudah ada pada Charge 5. Desain yang ringan dan nyaman membuatnya hampir terlupakan saat digunakan, bahkan saat tidur.

Perbaikan utama pada Charge 6 adalah penambahan tombol fisik di sisi, menggantikan desain tanpa tombol pada Charge 5 yang seringkali membuat frustrasi. Meskipun navigasi masih sebagian besar dilakukan melalui ketukan dan gesekan, tombol haptic memberikan pengalaman yang lebih baik.

Kebugaran & Kesehatan

Charge 6 dilengkapi dengan sensor detak jantung AI terbaru, membuatnya menjadi tracker Fitbit paling canggih hingga saat ini. Sensor ini dapat berkomunikasi dengan peralatan gym yang kompatibel dan memberikan umpan balik personal yang langsung.

Charge 6 dapat mengukur seberapa tenang atau tegang Anda berdasarkan variabilitas detak jantung, serta melacak detak jantung, laju pernapasan, perubahan suhu kulit, dan mendukung pemantauan siklus menstruasi melalui aplikasi.

ECG (elektrokardiogram) hadir kembali, memungkinkan Anda menilai irama jantung Anda untuk tanda-tanda fibrilasi atrium. Fitur EDA Scan juga kembali, melacak perubahan dalam detak jantung dan perubahan kecil pada kulit untuk memberi gambaran bagaimana tubuh Anda bereaksi dalam situasi stres.

Fitur & Kinerja

Charge 6 menambahkan dukungan Google Pay dan Maps, memperkaya fungsionalitasnya. Sayangnya, pengalaman GPS yang kurang memuaskan kembali muncul, dengan koneksi GPS bawaan yang lambat dan terkadang tidak berfungsi sama sekali. Namun, integrasi Google Maps dapat membantu saat menjelajahi area yang tidak dikenal tanpa perlu mengambil ponsel.

Dalam hal dukungan musik, Charge 6 tidak mendukung Spotify dan beralih ke YouTube Music. Dukungan Google Pay dinilai lebih tinggi dalam hal kegunaan. Namun, ketidaknyamanan terjadi karena penggunaan GPS yang kurang memuaskan.

Daya Tahan Baterai & Pengisian

Meskipun terdapat bug pelacakan tidur pada pengujian, daya tahan baterai Charge 6 mencapai 5 hari dengan penggunaan sehari-hari. Penggunaan GPS dapat memengaruhi daya tahan baterai, dan penggunaan layar selalu aktif akan menambah beban baterai. Pengisian penuh membutuhkan waktu kurang dari dua jam.

Harga & Ketersediaan

Fitbit Charge 6 hadir dalam tiga warna stylish dengan harga $159.95 (sekitar Rp. 2.5 jt-an). Perlu diperhatikan bahwa untuk mengakses fitur terbaik Charge 6, Anda memerlukan langganan Fitbit Premium seharga $9.99 (Rp. 150 rb-an) per bulan atau $79.99 (Rp. 1.2 jt-an) per tahun.

Sebagai perbandingan, Xiaomi Mi Band 8 hadir dengan harga lebih terjangkau, layar AMOLED serupa, dan pemantauan oksigen darah yang tidak dimiliki Charge 6.

Kesimpulan:
Fitbit Charge 6 membawa beberapa perbaikan signifikan, terutama pada sensor detak jantung dan penambahan fitur Google. Meskipun mengalami beberapa kendala, seperti pengalaman GPS yang kurang memuaskan, Charge 6 tetap menjadi pilihan menarik bagi mereka yang peduli dengan kesehatan dan kebugaran.