Review Fujifilm X-H2S: Kemewahan APS-C Mirrorless pada 2024

Fujifilm terus memukau penggemar fotografi dengan lini kamera mirrorless APS-C mereka, dan kali ini, kita akan membahas Fujifilm X-H2S, yang berada di puncak hierarki kamera APS-C mereka.

Dalam ulasan ini, kita akan melihat apakah X-H2S masih menjadi salah satu kamera mirrorless terbaik pada 2024 dan sejauh mana keunggulannya.

Fujifilm X H2S

Harga dan Ketersediaan:

Fujifilm X-H2S dirilis pada Juli 2022 dengan harga awal sekitar Rp. 40 jt-an. Namun, pada tahun 2024, kita melihat penurunan harga menjadi sekitar Rp. 32 jt-an langsung dari Fujifilm.

Harga yang lebih terjangkau membuka pintu bagi para penggemar fotografi, terutama bagi para fotografer hewan liar yang mungkin mempertimbangkan pekerjaan profesional di masa depan.

Dibandingkan dengan pesaingnya, seperti Panasonic Lumix G9 II dan Canon EOS R6 Mark II, X-H2S menawarkan nilai yang sangat baik dengan harga yang lebih rendah.

Desain dan Kendali:

Didesain dengan profesional dalam pikiran, X-H2S menonjolkan fungsionalitasnya dengan pegangan depan yang kokoh, layar sentuh belakang yang dapat diatur, dan panel digital atas untuk melihat pengaturan dengan cepat.

Meskipun ukurannya agak besar, kualitas konstruksinya sangat baik dengan keberlanjutan terhadap debu dan kelembaban. Dengan fitur seperti layar sentuh, EVF beresolusi tinggi, dan konektivitas yang kaya, kamera ini memenuhi kebutuhan fotografer profesional.

Kinerja Fokus Otomatis dan Kualitas Gambar:

X-H2S ditenagai oleh X-Processor 5 terbaru dari Fujifilm, memberikan teknologi fokus otomatis tercanggih. Dengan deteksi wajah dan mata manusia, hewan, burung, mobil, motor, kereta, dan pesawat, kamera ini menawarkan kinerja fokus otomatis yang luar biasa.

Pengujian kecepatan tinggi dengan seekor anjing Whippet menunjukkan kinerja yang fenomenal dengan sekitar setengah dari 400 foto burst dalam fokus yang baik. Namun, untuk hewan kecil yang bergerak cepat, kinerjanya sedikit menurun.

Sensor X-Trans CMOS 5 sebesar 26MP menghasilkan gambar yang indah dengan warna yang alami. Fitur utama X-H2S adalah kecepatan pemotretan hingga 40fps menggunakan shutter elektronik, dengan buffer mencapai 170 file RAW terkompresi atau 184 file JPEG. Dengan sistem IBIS 7-stop, kamera ini memberikan hasil yang tajam bahkan pada pengaturan rendah cahaya.

Kinerja Video dan Daya Tahan Baterai:

Meskipun lebih terfokus pada fotografi, X-H2S tetap unggul dalam kinerja video. Dengan kemampuan merekam internal 6K/30p dalam warna 10-bit 4:2:2, kamera ini memberikan opsi yang solid untuk videografer. Dukungan 4K/60p dan hingga 120p untuk slow motion menambahkan fleksibilitas yang signifikan.

Baterai NP-W235 yang digunakan X-H2S memberikan daya tahan yang memadai dengan 720 tembakan per pengisian baterai. Fujifilm mengklaim kemampuan rekam kontinu selama 240 menit pada 4K/60p dengan menggunakan grip baterai eksternal.

Namun, uji coba menunjukkan sekitar 80 menit rekaman dengan satu baterai sebelum panas dan lebih rendah dalam mode default. Klaim 240 menit sepertinya perlu dipertimbangkan dengan skeptisisme di luar laboratorium.

Kesimpulan:

Fujifilm X-H2S tetap menjadi pilihan menarik bagi fotografer dan videografer profesional pada tahun 2024. Dengan kombinasi fitur-fitur unggulan seperti kecepatan tinggi, kinerja fokus otomatis yang luar biasa, dan kemampuan merekam video yang solid, kamera ini menawarkan nilai yang tinggi. Penurunan harga membuatnya lebih dapat diakses bagi penggemar fotografi yang serius, mempertimbangkan keuntungan tambahan yang ditawarkan oleh kamera ini. Meskipun ada beberapa catatan kecil tentang desain dan klaim daya tahan baterai, Fujifilm X-H2S tetap menjadi pilihan menarik dalam dunia mirrorless APS-C pada tahun 2024.