Review Prince of Persia: The Lost Crown – Petualangan Terbaru yang Menarik dengan Fitur Aksesibilitas Luar Biasa

Ubisoft, salah satu studio besar, membuka tahun ini dengan merilis petualangan terbaru Prince of Persia: The Lost Crown. Tim editorial gg menerima game ini untuk direview dan akan berbagi impresi mereka.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi aspek gameplay, cerita, dan fitur aksesibilitas yang membuat game ini menarik bagi pemain berbagai tingkat pengalaman.

Prince of Persia The Lost Crown Review

1. Cerita yang Mendorong dan Gameplay yang Menarik

Plot: Seorang Pahlawan Muda yang Harus Menemukan Jalan dan Berkembang
Pangeran Hassan, putra Ratu Tomiris dari Persia, diculik, dan Sargon, salah satu dari para Immortal yang menjaga kerajaan, harus menyelamatkannya. Namun, saat mereka tiba di Gunung Kaf, mereka menyadari adanya anomali temporal dan misi mereka menjadi lebih rumit.

Meskipun cerita tidak selalu mengejutkan, ini memberikan motivasi untuk melanjutkan perjalanan. Gameplay yang menarik dengan 10 biome dan puluhan lokasi menjadikan Prince of Persia: The Lost Crown layak dimainkan.

Eksplorasi Dunia Besar dan Pertempuran Menarik

Game ini menggunakan pendekatan metroidvania, dengan fokus pada eksplorasi. Gunung Kaf dibagi menjadi 10 biome, memberikan pemain banyak tempat untuk dijelajahi. Sargon memperoleh keterampilan baru seiring perjalanan, memungkinkan pemain kembali ke tempat-tempat lama dan menemukan rahasia baru. Dengan adanya progress yang terus-menerus, pemain merasa semakin kuat.

Pertempuran Seru dan Kemampuan Peningkatan Karakter

Persian Battles dan Kemampuan Khusus
Pertempuran dalam game melibatkan dua senjata utama: pedang dan busur, serta kemampuan khusus Atra bursts. Berbagai bioma memiliki musuh berbeda, memerlukan variasi taktik dalam pertempuran. Bos-bos yang menantang mendorong pemain untuk berpikir taktis dan mempersiapkan diri. Progres terlihat jelas dalam pertempuran, menciptakan rasa pencapaian.

Peningkatan Karakter dengan Amulet dan Senjata
Pemain dapat meningkatkan kemampuan Sargon dengan menggunakan amulet dan memperbarui senjata. Amulet memberikan bonus pasif seperti peningkatan serangan atau kesehatan tambahan. Senjata dan amulet dapat diperbarui menggunakan sumber daya tertentu. Pilihan ini memberikan kedalaman pada pengalaman bermain dan memberikan pemain kontrol atas perkembangan karakter.

3. Aksesibilitas dan Performa Game

Aksesibilitas yang Luar Biasa
Ubisoft menyertakan banyak fitur aksesibilitas, membuat Prince of Persia: The Lost Crown dapat dinikmati oleh berbagai pemain, termasuk yang baru mengenal genre metroidvania. Mode petunjuk, shard memori, dan Platform Assist memberikan dukungan bagi pemain baru. Terdapat juga empat tingkat kesulitan dan opsi kustomisasi tambahan untuk memenuhi preferensi individu.

Optimisasi, Visual, dan Audio yang Layak Dihargai
Game ini diuji pada PlayStation 5 dan berjalan lancar dengan 60 frame per detik. Visualnya mungkin tidak sepenuhnya Next-Gen, tetapi penuh dengan detail dan efek yang memadai. Lokasi yang beragam memberikan pengalaman visual yang menarik. Suara dalam game cukup baik, walaupun soundtracknya mungkin kurang mengesankan. Namun, keseluruhan, game ini dapat dinikmati oleh berbagai pemain dengan persyaratan sistem yang rendah.

Kesimpulan:
Prince of Persia: The Lost Crown membuktikan bahwa metroidvania dapat diakses oleh berbagai pemain dengan penambahan fitur aksesibilitas yang luar biasa. Dengan gameplay yang menarik, cerita yang memotivasi, dan keseimbangan antara eksplorasi dan pertempuran, game ini layak dicoba.

Bagi mereka yang ingin memulai perjalanan mereka dalam genre ini, The Lost Crown dapat menjadi batu loncatan yang sempurna. Dengan visual yang memadai dan dukungan untuk berbagai platform, game ini menawarkan pengalaman yang memuaskan bagi penggemar Prince of Persia dan pemain baru.