Stability AI Mengumumkan Peluncuran Beta Stable Video Diffusion: Menciptakan Video dari Satu Gambar

Stability AI telah mengumumkan langkah terbarunya dengan merilis versi beta dari generator video mereka, Stable Video Diffusion.

Alat ini memungkinkan pengguna untuk membuat video dari satu gambar saja dan saat ini telah tersedia dalam mode uji coba.

Stability AI

Teknologi Canggih dengan Batasan Tertentu

Stable Video Diffusion, yang terdiri dari dua model gambar ke video, menawarkan klip berdurasi 14-25 frame dengan kecepatan 3-30 fps pada resolusi 576×1024 piksel.

Meskipun diklaim lebih unggul dibandingkan dengan pesaing dari startup seperti Runway dan Pika Labs, versi saat ini masih memiliki beberapa keterbatasan.

Durasi yang singkat, kurangnya fotorealisme, absennya pergerakan kamera, serta kendala dalam mengontrol teks menjadi beberapa catatan kritis. Selain itu, sistem juga belum sempurna dalam menangani wajah manusia.

Data Pelatihan dan Respons Terhadap Kontroversi

Stability AI menggunakan data video terbuka dengan jutaan klip untuk melatih Stable Video Diffusion. Hal ini mencerminkan upaya transparansi pengembang dan juga dapat diartikan sebagai tanggapan terhadap kontroversi baru-baru ini seputar pemanfaatan ilegal konten dari Getty Images oleh beberapa pihak.

Keputusan untuk menggunakan data terbuka menunjukkan komitmen untuk menghindari masalah etika terkait dengan hak cipta dan membangun sistem yang dapat diandalkan.

Prospek dan Peluang Penggunaan

Meskipun versi beta memiliki sejumlah keterbatasan, pengembang melihat prospek penggunaan Stable Video Diffusion di berbagai sektor. Dalam pemberitaan ini, kita mendengar bahwa penerapan sistem ini dapat luas, termasuk di bidang pemasaran dan pendidikan.

Beta testing dibuka untuk calon pengguna yang tertarik, memberi mereka kesempatan untuk merasakan dan memberikan umpan balik yang berharga untuk perbaikan selanjutnya.

Penutup:
Stable Video Diffusion dari Stability AI membawa harapan baru dalam penciptaan video dari satu gambar. Dengan teknologi yang canggih, pengguna memiliki peluang untuk berkreasi, meskipun saat ini masih terdapat batasan yang perlu diatasi.

Transparansi dalam penggunaan data pelatihan dan respons terhadap kontroversi hak cipta menunjukkan kematangan dan tanggung jawab dari pengembang. Dengan terus menerima umpan balik dari pengguna selama fase beta, diharapkan Stable Video Diffusion akan menjadi alat yang lebih kuat dan lebih dapat diandalkan di masa mendatang.