contoh surat drh

Ketika menulis surat DRH (Daftar Riwayat Hidup), seringkali kita merasa kesulitan dalam menyusun kalimat yang baik dan benar. Berikut adalah beberapa contoh surat DRH yang dapat Anda gunakan sebagai acuan dan tips dalam menulisnya.

1. Lamaran Kerja

Hormat saya,

Saya menulis untuk mengajukan lamaran kerja sebagai [posisi] di [nama perusahaan]. Saya memiliki pengalaman [jumlah tahun] di bidang [bidang pekerjaan] dan telah bekerja di [nama perusahaan] selama [jumlah tahun]. Saya memiliki kemampuan [kemampuan yang dimiliki] dan berharap dapat bergabung dengan [nama perusahaan]. Terlampir adalah CV dan dokumen pendukung lainnya.

Terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya,

2. Permohonan Magang

Kepada Yth.,

Saya menulis untuk mengajukan permohonan magang di [nama perusahaan] selama [waktu magang]. Saya adalah mahasiswa [nama universitas] jurusan [jurusan] dan tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang [bidang pekerjaan]. Saya memiliki pengalaman [pengalaman sebelumnya] dan berharap dapat belajar dari [nama perusahaan]. Terlampir adalah CV dan dokumen pendukung lainnya.

Terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya,

3. Permohonan Beasiswa

Kepada Yth.,

Saya menulis untuk mengajukan permohonan beasiswa untuk melanjutkan studi di [nama universitas]. Saya telah diterima di program [program studi] dan berharap dapat menerima dukungan finansial untuk membantu biaya pendidikan. Saya memiliki prestasi [prestasi yang dicapai] dan berharap dapat memberikan kontribusi positif di masa depan. Terlampir adalah CV dan dokumen pendukung lainnya.

Terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya,

4. Permohonan Izin Sakit

Kepada Yth.,

Saya menulis untuk mengajukan permohonan izin sakit dari [tanggal] sampai [tanggal]. Saya mengalami [jenis penyakit] dan membutuhkan waktu untuk pulih. Saya akan segera menghubungi atasan saya dan rekan-rekan kerja untuk menyelesaikan tugas-tugas yang tertunda. Terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya,

5. Pengunduran Diri

Kepada Yth.,

Saya menulis untuk memberikan pemberitahuan bahwa saya mengundurkan diri dari posisi saya sebagai [posisi] di [nama perusahaan]. Saya telah menerima tawaran pekerjaan dari perusahaan lain dan merasa ini adalah kesempatan yang baik bagi saya untuk mencapai tujuan karir saya. Saya akan membantu dalam proses pergantian pekerjaan dan menyelesaikan tugas-tugas yang tertunda. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan.

Hormat saya,

6. Permohonan Cuti

Kepada Yth.,

Saya menulis untuk mengajukan permohonan cuti selama [jumlah hari] dari [tanggal] sampai [tanggal]. Saya membutuhkan waktu untuk [alasan cuti]. Saya akan menyelesaikan tugas-tugas yang tertunda sebelum cuti dan memberitahu rekan-rekan kerja saya tentang tugas-tugas yang harus dilakukan pada saat saya tidak hadir. Terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya,

7. Permohonan Rekomendasi

Kepada Yth.,

Saya menulis untuk mengajukan permohonan rekomendasi dari [nama atasan] di [nama perusahaan]. Saya telah bekerja dengan [nama atasan] di [nama perusahaan] selama [jumlah tahun] dan berharap dapat memperoleh rekomendasi yang dapat mendukung pengembangan karir saya di masa depan. Terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya,

Tips dalam Menulis Surat DRH

Berikut adalah beberapa tips dalam menulis surat DRH:

  • Perhatikan tata bahasa dan ejaan yang benar.
  • Sesuaikan format surat dengan keperluan yang diinginkan.
  • Tampilkan pengalaman kerja dan prestasi yang relevan dengan keperluan.
  • Gunakan bahasa yang sopan dan lugas.
  • Sertakan dokumen pendukung yang diperlukan, seperti CV dan sertifikat pendidikan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Bagaimana cara menulis surat DRH yang baik?

Untuk menulis surat DRH yang baik, perhatikan tata bahasa dan ejaan yang benar, sesuaikan format surat dengan keperluan yang diinginkan, tampilkan pengalaman kerja dan prestasi yang relevan dengan keperluan, gunakan bahasa yang sopan dan lugas, serta sertakan dokumen pendukung yang diperlukan, seperti CV dan sertifikat pendidikan.

2. Apa yang perlu disertakan dalam sebuah surat DRH?

Dalam sebuah surat DRH, perlu disertakan informasi tentang pengalaman kerja, pendidikan, prestasi, serta kemampuan dan keahlian yang dimiliki. Selain itu, sertakan juga dokumen pendukung seperti CV dan sertifikat pendidikan.

3. Bagaimana cara menulis surat DRH yang menarik perhatian?

Untuk menulis surat DRH yang menarik perhatian, tampilkan pengalaman kerja dan prestasi yang relevan dengan keperluan, gunakan bahasa yang sopan dan lugas, serta sertakan dokumen pendukung yang diperlukan, seperti CV dan sertifikat pendidikan.

4. Apa yang harus ditulis dalam bagian pengalaman kerja di surat DRH?

Dalam bagian pengalaman kerja di surat DRH, tuliskan informasi tentang nama perusahaan, posisi, tanggal mulai dan selesai, serta tanggung jawab dan prestasi yang dicapai.

5. Apa yang harus diketahui dalam menulis surat DRH untuk lamaran kerja?

Dalam menulis surat DRH untuk lamaran kerja, ketahui informasi tentang posisi yang dilamar, tampilkan pengalaman kerja dan prestasi yang relevan dengan keperluan, serta gunakan bahasa yang sopan dan lugas.

6. Bagaimana cara menulis bagian pendidikan di surat DRH?

Dalam bagian pendidikan di surat DRH, tuliskan informasi tentang nama universitas, jurusan, tanggal lulus, serta prestasi yang dicapai. Jika memiliki sertifikat pendidikan, sertakan juga dalam dokumen pendukung.

Kesimpulan

Menulis surat DRH dapat menjadi hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Namun, dengan contoh surat DRH dan tips yang telah disampaikan, diharapkan dapat membantu Anda dalam menyusun surat DRH yang baik dan benar.