contoh surat kesepakatan

Surat kesepakatan adalah surat yang digunakan untuk mencapai kesepakatan bersama antara dua belah pihak. Surat ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan, seperti perjanjian bisnis, perjanjian kerja sama, atau perjanjian jual beli. Dalam artikel ini, kami akan memberikan contoh surat kesepakatan dan tips penting seputar pembuatannya.

Pembukaan

Berikut ini adalah contoh surat kesepakatan untuk berbagai keperluan. Anda bisa menemukan contoh lain dan mengeditnya sesuai kebutuhan Anda.

Contoh Surat Kesepakatan Jual Beli

Hormat kami,

Dalam rangka melakukan transaksi jual beli kendaraan bermotor, kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Penjual:

Alamat:

Telpon:

Nama Pembeli:

Alamat:

Telpon:

Berdasarkan kesepakatan bersama, kami sepakat untuk melakukan transaksi jual beli kendaraan bermotor dengan rincian sebagai berikut:

1. Nama kendaraan:

2. Jenis kendaraan:

3. Nomor polisi:

4. Tahun pembuatan:

5. Harga jual:

Demikian surat kesepakatan ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan berlaku sebagai bukti kesepakatan yang sah antara kedua belah pihak.

Hormat kami,

Nama Penjual

Nama Pembeli

Contoh Surat Kesepakatan Kerja Sama

Kepada Yth,

Dalam rangka meningkatkan kerja sama, kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Perusahaan A:

Alamat:

Telpon:

Nama Perusahaan B:

Alamat:

Telpon:

Berdasarkan kesepakatan bersama, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan kerja sama dalam bidang:

1. Bidang kerja sama:

2. Waktu kerja sama:

3. Manfaat kerja sama:

4. Tanggung jawab masing-masing pihak:

Demikian surat kesepakatan ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan berlaku sebagai bukti kesepakatan yang sah antara kedua belah pihak.

Hormat kami,

Nama Perusahaan A

Nama Perusahaan B

Contoh Surat Kesepakatan Hutang Piutang

Hormat kami,

Dalam rangka menyelesaikan hutang piutang, kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Pemberi Pinjaman:

Alamat:

Telpon:

Nama Peminjam:

Alamat:

Telpon:

Berdasarkan kesepakatan bersama, kami sepakat untuk menyelesaikan hutang piutang dengan rincian sebagai berikut:

1. Jumlah pinjaman:

2. Jangka waktu pinjaman:

3. Bunga pinjaman:

4. Besar cicilan:

5. Tanggal jatuh tempo:

Demikian surat kesepakatan ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan berlaku sebagai bukti kesepakatan yang sah antara kedua belah pihak.

Hormat kami,

Nama Pemberi Pinjaman

Nama Peminjam

Contoh Surat Kesepakatan Kerjasama Pemasaran

Kepada Yth,

Dalam rangka meningkatkan penjualan produk kami, kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Perusahaan A:

Alamat:

Telpon:

Nama Perusahaan B:

Alamat:

Telpon:

Berdasarkan kesepakatan bersama, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan kerjasama pemasaran dengan rincian sebagai berikut:

1. Produk yang akan dipromosikan:

2. Metode promosi:

3. Target pasar:

4. Periode kerjasama:

Demikian surat kesepakatan ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan berlaku sebagai bukti kesepakatan yang sah antara kedua belah pihak.

Hormat kami,

Nama Perusahaan A

Nama Perusahaan B

Contoh Surat Kesepakatan Sewa Menyewa

Hormat kami,

Dalam rangka menyewakan ruangan untuk keperluan acara, kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Pemilik Ruangan:

Alamat:

Telpon:

Nama Penyewa:

Alamat:

Telpon:

Berdasarkan kesepakatan bersama, kami sepakat untuk menyewakan ruangan dengan rincian sebagai berikut:

1. Nama ruangan:

2. Waktu penyewaan:

3. Harga sewa:

4. Fasilitas yang disediakan:

Demikian surat kesepakatan ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan berlaku sebagai bukti kesepakatan yang sah antara kedua belah pihak.

Hormat kami,

Nama Pemilik Ruangan

Nama Penyewa

Contoh Surat Kesepakatan Pembagian Hasil Usaha

Hormat kami,

Dalam rangka melakukan usaha bersama, kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Pemilik Usaha A:

Alamat:

Telpon:

Nama Pemilik Usaha B:

Alamat:

Telpon:

Berdasarkan kesepakatan bersama, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pembagian hasil usaha dengan rincian sebagai berikut:

1. Persentase pembagian hasil:

2. Periode pembagian hasil:

3. Caranya membuat laporan:

Demikian surat kesepakatan ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan berlaku sebagai bukti kesepakatan yang sah antara kedua belah pihak.

Hormat kami,

Nama Pemilik Usaha A

Nama Pemilik Usaha B

Contoh Surat Kesepakatan Perjanjian Kerjasama

Kepada Yth,

Dalam rangka menjalin kerjasama yang saling menguntungkan, kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Perusahaan A:

Alamat:

Telpon:

Nama Perusahaan B:

Alamat:

Telpon:

Berdasarkan kesepakatan bersama, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan kerjasama dalam bidang:

1. Bidang kerjasama:

2. Waktu kerjasama:

3. Manfaat kerjasama:

4. Tanggung jawab masing-masing pihak:

Demikian surat kesepakatan ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan berlaku sebagai bukti kesepakatan yang sah antara kedua belah pihak.

Hormat kami,

Nama Perusahaan A

Nama Perusahaan B

Tips Penting dalam Pembuatan Surat Kesepakatan

Berikut ini adalah beberapa tips penting dalam pembuatan surat kesepakatan:

  • Pastikan kesepakatan yang dicapai dijelaskan secara jelas dan rinci.
  • Sepakati penggunaan bahasa yang baku dan mudah dipahami oleh kedua belah pihak.
  • Pastikan surat kesepakatan ditandatangani oleh kedua belah pihak dan disaksikan oleh pihak ketiga.
  • Simpan salinan surat kesepakatan dengan baik dan aman.
  • Sebelum menandatangani surat kesepakatan, pastikan Anda sudah memahami semua isi dan konsekuensi dari kesepakatan tersebut.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu surat kesepakatan?

Surat kesepakatan adalah surat yang digunakan untuk mencapai kesepakatan bersama antara dua belah pihak dalam berbagai keperluan, seperti perjanjian bisnis, perjanjian kerja sama, atau perjanjian jual beli.

Bagaimana cara membuat surat kesepakatan yang baik?

Untuk membuat surat kesepakatan yang baik, pastikan kesepakatan yang dicapai dijelaskan secara jelas dan rinci, sepakati penggunaan bahasa yang baku dan mudah dipahami oleh kedua belah pihak, pastikan surat kesepakatan ditandatangani oleh kedua belah pihak dan disaksikan oleh pihak ketiga, simpan salinan surat kesepakatan dengan baik dan aman, dan sebelum menandatangani surat kesepakatan, pastikan Anda sudah memahami semua isi dan konsekuensi dari kesepakatan tersebut.

Apakah surat kesepakatan harus dibuat dalam bentuk tertulis?

Ya, surat kesepakatan harus dibuat dalam bentuk tertulis dan ditandatangani oleh kedua belah pihak sebagai bukti kesepakatan yang sah.

Apakah surat kesepakatan bisa ditulis sendiri atau harus menggunakan jasa notaris?

Surat kesepakatan bisa ditulis sendiri asalkan memenuhi semua persyaratan yang berlaku, namun jika kesepakatan yang dicapai cukup kompleks dan memiliki risiko besar, sebaiknya menggunakan jasa notaris.

Apa yang harus dilakukan jika salah satu pihak tidak memenuhi kesepakatan yang sudah ditandatangani?

Jika salah satu pihak tidak memenuhi kesepakatan yang sudah ditandatangani, pihak yang dirugikan bisa menuntut ganti rugi atau mengajukan tuntutan pidana.

Bagaimana cara menyelesaikan perselisihan yang timbul setelah tandatangan surat kesepakatan?

Jika terjadi perselisihan setelah tandatangan surat kesepakatan, kedua belah pihak bisa mencoba menyelesaikannya secara musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama. Jika tidak berhasil, bisa mencari bantuan hukum atau menyelesaikan di pengadilan.

Apakah surat kesepakatan bisa diedit setelah ditandatangani?

Tidak, surat kesepakatan yang sudah ditandatangani tidak bisa diedit lagi karena sudah menjadi bukti kesepakatan yang sah.

Kesimpulan

Surat kesepakatan adalah surat yang penting dalam berbagai keperluan bisnis dan non-bisnis. Dalam pembuatannya, pastikan kesepakatan dijelaskan secara jelas dan rinci, gunakan bahasa yang baku dan mudah dip