Review Nothing Phone (2)

Nothing Phone (2) adalah smartphone terbaru dari perusahaan teknologi, Nothing, yang didirikan oleh mantan eksekutif OnePlus, Carl Pei. Meskipun hype yang dibangun di sekitar produk-produk mereka berhasil dalam lingkaran penggemar teknologi, perusahaan ini belum sepenuhnya mendapatkan perhatian di kalangan mainstream.

Saya memiliki kesempatan untuk menguji Nothing Phone (2) dan tidak yakin apakah ini akan membantu perusahaan ini menembus pasar, meskipun produk tersebut akan mendapatkan rilis penuh di Amerika Serikat.

nothing phone 2

Desain dan Performa

Nothing Phone (2) memiliki desain yang sangat mirip dengan pendahulunya, Nothing Phone (1), dan terasa hampir identik dalam penggunaan sehari-hari. Meskipun demikian, software-nya sedikit lebih baik, namun pemilik versi sebelumnya dijanjikan pembaruan dengan sistem operasi yang lebih baik, sehingga tidak menjadi alasan bagi pemilik lama untuk melakukan upgrade.

Saya menguji Nothing Phone (2) dengan RAM 12GB dan penyimpanan 256GB, yang kemungkinan membantu kinerja smartphone tersebut. Anda juga dapat memilih versi dasar dengan RAM 8GB/128GB atau versi dengan RAM 12GB/512GB. Sayangnya, tidak ada slot microSD, namun semua model dilengkapi dengan slot kartu SIM ganda fisik.

Kamera dan Video

Nothing Phone (2) menggunakan sensor Sony IMX890 f/1.88 untuk kamera utamanya, namun dalam kenyataannya sensor ini sangat mirip dengan IMX766 yang digunakan pada Nothing Phone (1). Hal ini berarti tidak ada banyak peningkatan pada kamera ini, dan saya merasa kecewa dengan hasil foto yang dihasilkan.

Kamera utama Nothing Phone (2) tidak sebaik yang diharapkan. Meskipun cukup baik untuk pengambilan foto dalam kondisi cahaya yang cukup terang, ia cenderung memproses gambar secara agresif dan sering kali menghasilkan foto yang terlalu tajam atau memberikan tona kulit dan permukaan yang terlalu kemerahan dalam kondisi pencahayaan yang tidak terbaik. Kamera ini juga memiliki shutter lag yang buruk terutama saat menggunakan zoom, dan tombol shutter kadang-kadang tidak bereaksi sama sekali.

Untuk video, Nothing Phone (2) dapat merekam dengan kualitas standar yang diharapkan dari smartphone dengan harga sekelasnya. Smartphone ini dapat merekam video dalam resolusi 4K dengan kecepatan 60fps. Fitur stabilisasi yang baik dan mode aksi yang berhasil menjaga ketertiban gerakan, namun tetap belum sebaik mode aksi pada iPhone 14 yang merupakan smartphone dengan harga lebih tinggi.

Baterai dan Pengisian

Nothing Phone (2) memiliki daya tahan baterai yang sangat baik. Dalam pengujian baterai menggunakan PCMark, smartphone ini mencetak waktu 14 jam dan 17 menit, skor yang sangat bagus yang melampaui Galaxy S23 Ultra dengan baterai 5000mAh yang hanya mencapai 12 jam dan 43 menit.

Meski kotak penjualan smartphone ini tidak menyertakan charger, Nothing menyertakan kabel USB-C-to-C yang transparan. Nothing mengklaim bahwa smartphone ini dapat terisi penuh dalam waktu 55 menit dengan daya 45W dengan menggunakan charger yang kompatibel. Saat saya mencoba menggunakan charger saya sendiri, smartphone ini terisi 32% dalam waktu 15 menit dan mencapai 65% dalam waktu 30 menit, dan benar-benar mencapai 100% dalam waktu 55 menit.

Nothing Phone (2) juga dilengkapi dengan pengisian nirkabel 15W dan smartphone ini dapat digunakan sebagai charger dengan daya 5W untuk aksesori seperti earbuds yang mendukung pengisian Qi.

Secara keseluruhan, Nothing Phone (2) adalah smartphone yang memiliki desain yang mirip dengan pendahulunya dan performa yang tidak terlalu jauh berbeda. Kamera smartphone ini juga hanya memberikan hasil yang cukup baik, dan jika kamera adalah prioritas utama Anda, mungkin lebih baik memilih Google Pixel 7a dengan harga yang lebih terjangkau.

Namun, baterai smartphone ini memiliki daya tahan yang luar biasa dan fitur pengisian yang cukup canggih. Untuk pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai, Nothing Phone (2) bisa menjadi pilihan yang baik.